Di sebuah āśrama sunyi di kaki pegunungan, dua pemuda dari jalan hidup yang berbeda dipertemukan oleh takdir: Mahajana, pencari yang tenang dan jernih, serta Sujana, jiwa yang tersesat namun tak berhenti mencari jalan pulang. Di bawah bimbingan Rsi Maya Nara dan Bhagawan Jinadnyana, keduanya menapaki perjalanan batin tentang kesucian, karma, dan jati diri. Ketika Silantaka, sosok yang datang dengan niat membunuh, justru runtuh oleh kasih dan kebijaksanaan, kisah ini berubah menjadi kesaksian tentang pertobatan, pengampunan, dan cahaya yang mampu menembus kegelapan terdalam manusia. Sujana Mahajana adalah kisah perjalanan pulang, menuju diri, menuju kesadaran, dan menuju Tuhan yang sejatinya tak pernah pergi.