Krisis ekologis modern berakar pada cara pandang manusia yang memisahkan alam dari makna spiritual dan etisnya. Filosofi Ekoteologi menghadirkan refleksi filosofis-teologis yang menata ulang relasi manusia, Tuhan, dan alam melalui kajian unsur-unsur kosmik (tanah, air, api, angin, dan angkasa) serta kehidupan manusia, tumbuhan, dan binatang sebagai subjek bernilai intrinsik. Buku ini mengajak pembaca membangun kesadaran ekologis yang menyatukan iman, rasio, dan tanggung jawab sosial demi peradaban yang adil, harmonis, dan berkelanjutan.
Karya
I Ketut Subagiasta; I Gede Dharman Gunawan & Ni Made Sri Uttami Dharmaningsih