Buku filosofi Kepanditaan secara khusus isinya diuraikan tentang Filosofi Pandita. Makna Pandita adalah wiku, dvija, rsi, muni, mahajnana, purusottama, paramabudhi, orang suci Hindu, orang bijaksana, orang berbudi utama dan sebagainya, yang memiliki kewajiban untuk melayani atau sewaka terhadap segenap umat Hindu sampai yang ada di pelosok pulau di Indonesia. Sebagai Pandita memiliki banyak godaan atau vighna, namun dengan kesadaran dan kebenaran atau samyagjnana, maka tugas suci dapat dilaksanakan dengan baik terhadap segenap umat Hindu tanpa pilih kasih. Buku filosofi Kepanditaan ini wajib dibaca oleh segenap umat Hindu, karena sesuai ajaran Catur Asrama, bahwa setiap umat Hindu saatnya melakoni masa Brahmacari, masa Grahastha, masa Wanaprastha, dan masa Bhiksuka. Bhiksu atau Wiku, atau Dvija, Muni, atau Pandita yang memiliki sasana Pandita.